Macam- Macam Benda- Benda Langit

SATELIT Satelit adalah anggota tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada planet, berputar pada porosnya dan beredar mengelilingi planet, kemudian bersama- sama dengan planet beredar mengelilingi matahari. Jadi satelit melakukan tiga macam gerakan sekaligus, yaitu: berputar atau berotasi pada porosnya, berevolusi mengelilingi planet dan bersama dengan planet berevolusi mengelilingi matahari. Satelit ada dua macam, yaitu satelit alami dan satelit buatan.

1.    Satelit Alami

Satelit alami sudah ada dalam tata surya dan bukan buatan manusia. Satelit terbesar dalam tata surya kita adalah Ganymeda sekitar 5.270 km. Permukaan Ganymeda seperti permukaan bumi. Permukaan itu memperlihatkan banyak sekali celah yang sejajar, yang tampak seperti celah- celah di dasar Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik.

Susunan materi satelit tergantung jarak satelit dari matahari dan umur satelit tersebut. Satelit yang dekat dengan matahari berupa batuan silikat, yakni sama dengan materi pembentuk kerak bumi. Satelit yang jauh dari matahari terdiri dari silikat dan es dan semakin jauh dari matahari persentase es semakin besar.

2.    Satelit buatan

Pesawat atau kendaraan luar angkasa masuk ke orbit mengelilingi bumi, baaik yang berawak maupun yang tidak berawak, maka kendaraan atau pesawat itu disebut satelit buatan.

Apa yang menyebabkan satelit tidak jatuh ke planet??

Sesungguhnya satelit itu jatuh ke bawah tetapi dengan laju yang tepat untuk mengitari planet dalam sebuah orbit.

  • METEOROID, METEOR, dan METEORIT

Benda- benda padat yang bertebaran di angkasa yang berasal dari pecahan asteroid, materi ekor komet yang tercecer, atau pecahan benda langit lain dinamakan meteoroid. Karena pengaruh gravitasi bumi, benda- benda angkasa itu dapat jatuh ke Bumi. Namun, saat menembus atmosfer benda tersebut terbakar, sehingga timbul nyala yang terlihat dari Bumi sebagai bintang jatuh. Inilah yang disebut meteor.

Pada umumnya meteor habis terbakar saat di atmosfer. Namun, ada juga meteor yang sampai ke permukaan bumi, dinamakan meteorit. Biasanya meteorit berupa berupa gumpalan kecil, tetapi meteorit Anhighito beratnya mencapai 34 ton. Meteorit ini ditemukan di Greenland. Ada meteor sangat besar jatuh di Arizona, USA dan bekas jatuhnya menimbulkan kawah besar yang disebut Kawah Barringer. Di Indonesia tempat penyimpanan meteorit di Museum Geologi di Bandung.

Berdasarkan materi yang terkandung di dalamnya, meteorit dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

  1. Meteorit besi: terdiri 90% zat besi dan 10% nikel,
  2. Meteorit baru: terdiri 10% besi dan nikel dan lainnya berupa silicon.
  • KOMET

Komet adalah benda langit anggota tata surya yang mengelilingi matahari, tetapi bentuk lintasannya berbeda dengan planet. Komet merupakan benda langit yang diselimuti awan dan gas sehingga tampak seperti bintang berekor ketika mendekati matahari. Dalam bahasa jawa komet dinamakan lintang kemukus.

Bagian yang tampak lebih teranng dan lebih besar dari bagian lainnya dinamakan kepala komet, sedang ujung lain dinamakan ekor komet. Kepala komet terdiri dari inti komet dan koma. Inti komet berupa benda padat yang diselubungi koma yang tersusun atas debu dan gas. Arah ekor komet selalu menjauhi matahari, karena ekor komet terdorong oleh radiasi matahari dan angin matahari. Ekor komet tampak karena gas- gas dan debu komet memantulkan cahaya matahari. Sebagian gas dan debumenyerap sinar ultraviolet dan memancarkannya dalam bentuk cahaya tampak. Perlu dikatahui, komet yang paling terang berada pada totok perihelium.

Nama komet diambil dari nama orang yang pertama kali melihatnya. Oarng yang diabadikan sebagai nama komet: Lubos Kohoutek, Jean Louis Pon’s, Minoru Honda, dan Edmund Halley. Komet Halley merupakan komet yang paling terkenal dan muncul setiap 76 tahun sekali. Komet yang relative baru ditemukan adalah: komet Soemaker Levy 9 (1994), komet Halley- Bopp (1995), dan komet Hyakutake (1996).

  • ASTEROID

Asteroid atau planetoid (planet kecil) adalah benda- benda angkasa yang berada dalam sabuk asteroid, yakni daerah antara orbit Mars dan Jupiter.

Ada dua teori asal mula asteroid:

  1. Asteroid berasal dari planet yang terletak di antara Mars dan Jupiter meledak karena efek gaya ganggu Jupiter dan membentuk asteroid- asteroid dan
  2. Asteroid terbentik pada awal terbentuknya tata surya terdapat cukup partikel di antara Mars dan Jupiter yang membentuk batu- batu berkelompok, yakni asteroid.

Asteroid terbesar yang pertama diketahui adalah Ceres (1801) dengan diameter 770 km. massa Ceres diperkirakan 1/3 dari massa total asteroid- asteroid. Sedangkan asteroid terkecil ditemukan tahun 1991 diberi nama BA 1991 yang diameternya 6 meter. Asteroid yang telah diberi nama: Learus, Hygiea, Davida, Eros, Toros, Geografos, dan Alinda.

Sebagian asteroid orbitnya berupa elips dalam satu kelompok sabuk asteroid. Kelompok asteroid yang memiliki orbit sama dan selalu bersama- sama dinamakan kelompok Hirayama.

Jika cahaya yang dipantulkan oleh asteroid dianalisis, hasilnya menunjukkan mungkin asteroid disusun oleh batuan yang sebagian besar mengandung mineral- mineral silikat dan batuan besi yang mengandung sebagian besar besi serta sedikit nikel.

Categories: Fisika, Home | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: